PEKALONGAN TIMUR (09/03/2023) | Perhutani KPH Pekalongan Timur terus memperkuat hubungan dan sinergi dengan berbagai elemen masyarakat melalui kegiatan keagamaan di bulan suci Ramadan. Salah satunya dengan menghadiri kegiatan Kajian Ramadan yang diselenggarakan di Masjid Agung Nur Jannah Bawang pada Senin (06/03).
Administratur Perhutani KPH Pekalongan Timur yang berhalangan hadir diwakili oleh Asisten Perhutani (Asper) BKPH Bawang Sugiarto yang memenuhi undangan sekaligus mengikuti langsung rangkaian kegiatan kajian Ramadan bersama masyarakat dan tokoh agama setempat.
Kegiatan kajian Ramadan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah dari wilayah Kecamatan Bawang dan sekitarnya. Acara berlangsung khidmat diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan tausiyah keagamaan.
Dalam kesempatan tersebut, tausiyah disampaikan oleh Ustad Mu’min yang menyampaikan pentingnya meningkatkan keimanan, memperbanyak amal ibadah, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di bulan suci Ramadan yang penuh berkah.
Dalam ceramahnya, Ustad Mu’min menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum yang sangat baik bagi umat Islam untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat hubungan persaudaraan antar sesama.
“Kajian Ramadan seperti ini menjadi sarana untuk memperdalam pemahaman agama sekaligus mempererat kebersamaan di tengah masyarakat. Dengan memperkuat nilai-nilai keimanan dan kebersamaan, diharapkan kehidupan sosial masyarakat menjadi lebih harmonis,” ungkapnya di hadapan para jamaah.
Administratur KPH Pekalongan Timur melalui Asisten Perhutani (Asper) BKPH Bawang Sugiarto menyampaikan bahwa kehadiran Perhutani dalam kegiatan kajian Ramadan tersebut merupakan bentuk komitmen Perhutani dalam menjalin hubungan baik serta memperkuat sinergi dengan organisasi kemasyarakatan dan tokoh agama di wilayah sekitar kawasan hutan.
Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti ini tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan spiritualitas, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara Perhutani dan masyarakat.
“Kehadiran kami di tengah kegiatan masyarakat ini merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dan sinergi yang baik antara Perhutani dengan berbagai elemen masyarakat. Kami berharap melalui kegiatan seperti ini hubungan yang telah terjalin dapat semakin erat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara Perhutani, tokoh agama, dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan suasana yang harmonis sekaligus mendukung upaya bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kawasan hutan.
Kegiatan kajian Ramadan tersebut berlangsung dengan penuh kekhidmatan hingga akhir acara. Para jamaah tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an hingga tausiyah yang disampaikan oleh Ustad Mu’min.
Melalui momentum Ramadan ini, Perhutani KPH Pekalongan Timur berharap hubungan baik dengan masyarakat dan organisasi kemasyarakatan dapat terus terjalin secara harmonis, sehingga tercipta kebersamaan dan sinergi dalam mendukung pembangunan sosial serta pelestarian hutan secara berkelanjutan. (Pkt/Ran)
Editor: Aris
Copyright © 2026