KEDU UTARA (11/03/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara memberikan bantuan bibit tanaman kepada pengelola Basecamp Stickpala jalur pendakian Gunung Sumbing via Garung sebagai bentuk dukungan terhadap keikutsertaan basecamp tersebut dalam Lomba Wana Lestari tingkat Provinsi Jawa Tengah pada Selasa (10/03).
Kegiatan penyerahan bantuan bibit tersebut dilaksanakan di kawasan Basecamp Stickpala yang berada di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Anggrunggondok, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wonosobo. Basecamp Stickpala merupakan salah satu jalur pendakian Gunung Sumbing yang cukup dikenal oleh para pendaki dan dikelola melalui kerja sama pemanfaatan jasa lingkungan dengan Perhutani dalam skema kemitraan.
Melalui kerja sama tersebut, pengelolaan wisata pendakian diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan dengan tetap memperhatikan aspek kelestarian kawasan hutan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar kawasan hutan.
Adapun jenis dan jumlah bibit yang diserahkan oleh Perhutani meliputi bibit pohon salam sebanyak 100 planches, beringin 25 planches, mahoni 50 planches, serta saman sebanyak 25 planches. Bibit-bibit tersebut nantinya akan ditempatkan terlebih dahulu di ruang khusus rumah bibit yang berada di Basecamp Stickpala sebelum selanjutnya dilakukan penanaman di lokasi yang telah direncanakan.
Penyerahan bantuan bibit diterima langsung oleh pengelola Basecamp Stickpala dengan disaksikan oleh Ketua LMDH Mugi Lestari Sumardi serta Ketua MPA Pastan Desa Butuh Lor Naviyanto.
Administratur KPH Kedu Utara melalui Kepala BKPH Wonosobo Yossy Elfirani menyampaikan bahwa bantuan bibit tersebut merupakan bentuk dukungan Perhutani terhadap upaya pelestarian lingkungan sekaligus mendorong peran aktif masyarakat dalam menjaga kawasan hutan.
“Perhutani mengharapkan bahwa keberadaan wisata di kawasan hutan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar. Melalui pengelolaan wisata pendakian Gunung Sumbing via Garung yang dilakukan secara kemitraan dengan Perhutani, diharapkan dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekaligus tetap menjaga kelestarian hutan,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa dukungan terhadap keikutsertaan Basecamp Stickpala dalam Lomba Wana Lestari tingkat Provinsi Jawa Tengah diharapkan dapat semakin memperkenalkan wisata pendakian Gunung Sumbing via Garung kepada masyarakat luas.
Ketua LMDH Mugi Lestari Sumardi menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Perhutani kepada pengelola Basecamp Stickpala serta masyarakat desa hutan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Perhutani atas bantuan bibit yang diberikan. Ini menjadi bentuk dukungan nyata bagi masyarakat desa hutan untuk terus berperan aktif dalam menjaga kelestarian kawasan hutan,” ujarnya.
Ketua MPA Pastan Desa Butuh Lor Naviyanto juga menyampaikan bahwa sinergi antara Perhutani, masyarakat, serta pengelola wisata sangat penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem kawasan hutan.
“Kami berharap melalui kegiatan ini kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga hutan semakin meningkat. Hutan yang lestari tentu akan memberikan manfaat besar bagi lingkungan dan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, perwakilan pengelola Basecamp Stickpala Sukron menyampaikan terima kasih atas dukungan Perhutani dalam pengembangan wisata pendakian Gunung Sumbing via Garung.
“Bantuan bibit ini akan kami rawat terlebih dahulu di rumah bibit Basecamp Stickpala sebelum nantinya dilakukan penanaman. Kami berharap dukungan ini dapat membantu upaya pelestarian lingkungan sekaligus mendukung keikutsertaan kami dalam Lomba Wana Lestari tingkat Provinsi Jawa Tengah,” tuturnya.
Melalui kolaborasi antara Perhutani, masyarakat desa hutan, serta pengelola wisata, diharapkan pengelolaan wisata alam di kawasan hutan dapat terus berkembang secara berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat bagi kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar. (Kdu/Nurul)
Editor: Aris
Copyright © 2026